13

Pengertian Asuransi Menurut Hukum dan Perspektif Ekonomi

Lendovisanje.com – Definisi istilah asuransi yang berbeda diberikan, karena sekilas mungkin tidak ada persamaan antara satu definisi dengan definisi lainnya. Ini adalah konsep karena mereka mendefinisikannya menurut sudut pandang yang digunakan dalam penawaran asuransi. Pengertian asuransi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, yaitu dari sudut pandang ekonomi, bisnis, hukum, sosial atau olahraga.

Berikut ini adalah pembahasan mengenai pengertian asuransi secara ekonomi dan hukum atau menurut undang-undang, antara lain:

Sudut Pandang Ekonomi

Asuransi adalah cara untuk mengurangi berbagai risiko dengan memindahkan dan menggabungkan ketidakpastian tentang adanya kerugian dari sisi finansial. Jadi dari sudut pandang ekonomi, asuransi dapat berkaitan dengan memindahkan dan menggabungkan risiko. Asuransi adalah suatu kontrak perlindungan antara pihak swasta dimana secara jelas dinyatakan bahwa premi akan dibayarkan kepada pihak tertanggung, dan penanggung setuju untuk memberikannya jika pihak tertanggung menderita kerugian.

Baca Juga :

Sudut Pandang Hukum

Dari sudut pandang hukum, asuransi adalah kontrak atau perjanjian untuk menutupi risiko antara tertanggung dan perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi berjanji untuk membayar kerugian akibat risiko yang dipertanggungkan kepada tertanggung. Sedangkan tertanggung membayar premi secara berkala kepada perusahaan asuransi.

Dengan demikian, tertanggung akan menukarkan kerugian besar yang dapat terjadi dengan pembayaran tertentu yang mungkin relatif kecil. Lebih lanjut, Undang-undang Nomor 2 Tahun 1992 mendefinisikan asuransi atau pertanggungan sebagai suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih dimana tertanggung sendiri mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi untuk memberikan ganti rugi kepada nasabah sebagai akibat dari kerugian, kerusakan atau kerugian yang diharapkan laba (keuntungan).

Baca Juga :  Panduan Memilih Asuransi All Risk yang Berkualitas Tinggi

Baca Juga :

Selain itu, dapat diartikan sebagai tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin ditanggung oleh tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti atau untuk melakukan pembayaran berdasarkan kematian atau kehidupan orang yang diasuransikan. Selanjutnya ditegaskan dalam Pasal 246 KUHP bahwa pengertian pertanggungan atau pertanggungan adalah suatu perjanjian di mana penanggung sendiri mengikatkan dirinya kepada tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk menawarkan kepadanya ganti rugi atas suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang tidak terduga. , yang mungkin timbul karena suatu peristiwa yang terjadi tanpa batas waktu.

Berikut adalah beberapa definisi asuransi dari sudut pandang ekonomi dan hukum. Mungkin ada banyak konsep asuransi dari sudut pandang yang berbeda. Meskipun asuransi memiliki arti yang berbeda-beda, namun tetap merupakan bentuk perlindungan yang dapat menguntungkan Anda. Kami berharap artikel ini bermanfaat.

Apakah Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang memulai bisnis? Baca artikel ini – Anda akan menyukainya!

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *